Anshun

Air Terjun Huangguoshu

Air Terjun Huangguoshu adalah raksasa di antara air terjun Asia — tingginya 77,8 meter dan lebarnya 101 meter — menggelegar ke dalam ngarai berkabut di kawasan karst Guizhou. Gua Tirai Air yang langka dan bisa dilewati memungkinkan Anda berdiri di balik air yang jatuh itu sendiri. Dengan pemandu privat kami yang mengurus tiket, transfer, dan waktu kunjungan, Anda dapat merasakan gemuruhnya tanpa repot mengurus logistik.

4.6
Panoramic view of Huangguoshu Waterfall cascading into turquoise pool amid karst landscape
Panoramic view of Huangguoshu Waterfall cascading into turquoise pool amid karst landscape

What it is

Huangguoshu — secara harfiah berarti 'Pohon Buah Kuning' — mengambil namanya dari beringin lokal yang konon pernah berbuah kuning. Air terjun ini terletak di Sungai Baishui di Kabupaten Zhenning, Anshun, tempat aliran sungai menjunam 77,8 meter melewati tebing travertin dan melebar hingga 101 meter saat banjir. Lama dikenal oleh komunitas Miao dan Bouyei, tempat ini menjadi terkenal secara nasional pada 1980-an dan termasuk dalam gelombang pertama kawasan wisata berperingkat 5A di Tiongkok. Dataran tinggi karst di sekitarnya, yang penuh gua dan lubang runtuhan, menjelaskan adanya air terjun bertingkat dan gua luar biasa yang membentang di belakang air terjun utama.

Kawasan wisata ini jauh lebih luas daripada satu air terjun terkenal itu. Kawasan ini terdiri dari tiga gugusan utama: Air Terjun Besar itu sendiri dengan Gua Tirai Air, Air Terjun Doupotang yang lebar di bagian hulu, dan air terjun bertingkat Steep Slope (Luoshitan) di bagian hilir. Rute jalan kaki satu arah sekitar 6–8 km menghubungkan ketiganya, dengan eskalator dan bus antar-jemput yang memudahkan pendakian. Karena air terjun paling deras dari Juni hingga Oktober, jalur bisa licin dan terkena cipratan air yang banyak; di luar musim puncak, alirannya lebih tenang dan keramaian lebih sedikit. Pemandu kami tahu urutan terbaik untuk mengunjungi tempat-tempat ini agar Anda terhindar dari rombongan tur terbesar.

Highlights

  • Gua Tirai Air — Lorong sepanjang 134 meter yang menembus travertin di belakang air terjun utama, dengan enam bukaan yang membingkai air dari dalam; bersiaplah untuk basah.
  • Air Terjun Doupotang — Yang terlebar di antara kelompok ini dengan lebar 105 meter, tirai lebar yang menjadi bintang dalam adaptasi TV Journey to the West tahun 1986.
  • Air Terjun Bertingkat Steep Slope — Tangga berisi 68 air terjun dan kolam yang saling terhubung, paling baik dilihat dari jalur pejalan kaki yang ditinggikan saat air mengalir menuju Sungai Baishui.
  • Kolam Badak — Cekungan jatuhan yang dalam di bawah air terjun utama, tempat pelangi terbentuk di kabut pada sore hari yang cerah.
  • Desa Bouyei dan Miao — Permukiman berbatu di dekatnya menawarkan kontras budaya, dengan batik, sulaman, dan hotpot ikan asam.
Tourists on stone pathway approaching Huangguoshu Waterfall viewing platform amid mist
Tourists on stone pathway approaching Huangguoshu Waterfall viewing platform amid mist

How to get there

Huangguoshu berjarak sekitar 45 km di barat daya Anshun dan 130 km dari Guiyang. Sebagian besar wisatawan naik kereta cepat ke Anshun West (sekitar 30 menit dari Guiyang North), lalu mobil privat atau bus antar-jemput kawasan wisata untuk 40–50 menit terakhir. Bus wisata langsung juga tersedia dari Stasiun Jinyang di Guiyang. Kami mengatur sopir-pemandu untuk menjemput Anda di stasiun, sehingga air terjun ini mudah dimasukkan ke dalam perjalanan sehari dari Anshun atau menginap di hotel-hotel kawasan wisata.

Tickets & practical info

Tiket masuk musim puncak (Maret–November) adalah ¥160 per orang, dengan diskon ¥50 di musim rendah; bus antar-jemput kawasan wisata ¥50 dan eskalator ¥30 sekali jalan. Jam buka kira-kira 07.00–18.00, lebih singkat pada musim dingin. Pesan melalui mini-program WeChat resmi atau Trip.com setidaknya sehari sebelumnya — paspor asing diterima, dan WeChat Pay atau Alipay yang terhubung dengan kartu internasional bisa digunakan untuk pembayaran.

Best time to visit

Kunjungi dari Juni hingga Oktober, saat hujan musim panas membuat air terjun mencapai volume penuh yang menggelegar. Datanglah lebih awal — gerbang dibuka sekitar pukul 07.00 — untuk mencapai Gua Tirai Air sebelum gelombang bus wisata pukul 10.00. Hari kerja di luar hari libur nasional Tiongkok jauh lebih sepi. Jika Anda lebih menyukai cipratan air yang lebih ringan dan jalur yang lebih jelas, April–Mei dan November menawarkan aliran yang lebih tenang dengan lebih sedikit pengunjung.

Tips from our guides

  • Kenakan pakaian cepat kering dan sepatu beralas anti-selip; jalur Gua Tirai Air basah dan licin sepanjang tahun, dan ponco yang dijual di lokasi tipis — bawalah milik Anda sendiri.
  • Lindungi perangkat elektronik dengan dry bag atau kantong zip-lock; cipratan dari gua bisa membasahi kamera dalam hitungan detik.
  • Mulailah dari Doupotang, lalu Air Terjun Besar, kemudian Steep Slope untuk bergerak melawan arus utama rombongan tur.
  • Pesan tiket dan bus antar-jemput secara online sebelumnya dan bawa paspor Anda, yang diperlukan untuk masuk.
  • Sediakan waktu 4–6 jam untuk ketiga gugusan; rute jalan kakinya panjang, jadi gunakan eskalator jika lutut atau waktu Anda terbatas.
Inside Water Curtain Cave behind Huangguoshu Waterfall with falling water curtain
Inside Water Curtain Cave behind Huangguoshu Waterfall with falling water curtain

FAQ

Bisakah saya berjalan di belakang air terjun?

Ya — Gua Tirai Air membentang 134 meter di belakang air terjun utama, dengan enam bukaan seperti jendela. Ini termasuk dalam tiket masuk, tetapi jalurnya basah dan sempit, jadi bersiaplah terkena cipratan dan berjalanlah perlahan.

Bagaimana cara ke sana dari Guiyang?

Naik kereta cepat dari Guiyang North ke Anshun West (sekitar 30 menit), lalu mobil pribadi atau shuttle selama 40–50 menit. Bus wisata langsung juga berangkat dari Stasiun Jinyang Guiyang.

Apakah Huangguoshu layak dikunjungi seharian penuh?

Ya. Kawasan wisata ini mencakup tiga gugusan air terjun dan rute jalan kaki sepanjang 6–8 km. Sebagian besar pengunjung menghabiskan 4–6 jam, dan menginap di dekat lokasi memungkinkan Anda berangkat sebelum keramaian.

Kapan waktu terbaik untuk melihat air terjun dengan debit penuh?

Juni hingga Oktober, setelah hujan musim panas. Debit air paling besar saat itu, meskipun jalur paling basah. April–Mei dan November menawarkan debit yang lebih ringan dan pengunjung yang lebih sedikit.

Want to Customize Your Visit?

Tell us your dates, group size and preferences — a dedicated consultant will reach out within 24 hours.

✓

Request received — thank you!

By submitting you agree that we may contact you about your enquiry. We never sell or share your details.